Berbuat baik kepada orang tua sudah merupakan suatu kewajiban. Dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits banyak disebutkan perintah-perintah untuk menghormati, menyayangi, berbuat baik kepada orang tua dengan sebaik-baiknya.
Ibu telah mengandung selama kurang lebih sembilan bulan, kemudian melahirkan dan menyusui. Bapak membanting tulang untuk menghidupi isteri dan anaknya. Mereka berdua membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang. Mereka rela berkorban apapun demi anak mereka. Orang tua manapun pasti ingin memberikan yang terbaik dalam segala hal seperti pendidikan, lingkungan, pertumbuhan dan lain-lain untuk anak mereka.
Orang tua telah mengajarkan banyak hal semenjak kita bayi bahkan sampai dewasa. Ketika anak sedang sakit, orang tua menjaga dengan penuh perhatian. Ketika anak dalam masalah, orang tua pasti akan membantu untuk menyelesaikan masalah. Ketika anak meminta sesuatu, orang tua akan berusaha keras untuk memenuhinya.
Tetapi ketika anak sedang bersenang-senang dengan temannya dan ditanyai orang tua mau pergi kemana, mengapa mereka menjawab dengan sinis seolah kepergiannya tidak ingin diketahui? Ketika anak diperintah untuk melakukan sesuatu oleh orang tuanya mengapa mereka menolak dengan kata-kata yang kasar? Padahal orang tua telah merawat dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Ketika anak sudah menikah, mengapa mereka melupakan orang tuanya dengan hidup bahagia bersama keluarganya? Dimanakah seorang anak ketika dibutuhkan oleh orang tuanya?
Kasih sayang orang tua tidak akan pernah hilang. Ketika mereka mendapatkan kebahagian pasti mereka juga akan berbagi dengan anak mereka. Tetapi ketika anak mendapatkan sesuatu, apakah dia masih ingat dengan orang tuanya? Renungkanlah. Jangan sampai kita menyesal atau terlambat berbuat baik kepada orang tua. Selagi kita masih bisa berbuat baik kepada mereka berdua, buatlah mereka selalu bahagia. Jika orang tua bahagia pasti anak juga akan merasa bahagia.
Coba ingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukan orang tua sejak kita dalam kandungan hingga kita dewasa. Apa yang akan kita lakukan untuk membahagiakan mereka belum tentu dapat membalas semua yang telah dilakukan mereka. Ada pepatah yang mengatakan bahwa anak memberikan emas segunung belum bisa membalas semua yang telah dilakukan orang tua.
Ibu telah mengandung selama kurang lebih sembilan bulan, kemudian melahirkan dan menyusui. Bapak membanting tulang untuk menghidupi isteri dan anaknya. Mereka berdua membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang. Mereka rela berkorban apapun demi anak mereka. Orang tua manapun pasti ingin memberikan yang terbaik dalam segala hal seperti pendidikan, lingkungan, pertumbuhan dan lain-lain untuk anak mereka.
Orang tua telah mengajarkan banyak hal semenjak kita bayi bahkan sampai dewasa. Ketika anak sedang sakit, orang tua menjaga dengan penuh perhatian. Ketika anak dalam masalah, orang tua pasti akan membantu untuk menyelesaikan masalah. Ketika anak meminta sesuatu, orang tua akan berusaha keras untuk memenuhinya.
Tetapi ketika anak sedang bersenang-senang dengan temannya dan ditanyai orang tua mau pergi kemana, mengapa mereka menjawab dengan sinis seolah kepergiannya tidak ingin diketahui? Ketika anak diperintah untuk melakukan sesuatu oleh orang tuanya mengapa mereka menolak dengan kata-kata yang kasar? Padahal orang tua telah merawat dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Ketika anak sudah menikah, mengapa mereka melupakan orang tuanya dengan hidup bahagia bersama keluarganya? Dimanakah seorang anak ketika dibutuhkan oleh orang tuanya?
Kasih sayang orang tua tidak akan pernah hilang. Ketika mereka mendapatkan kebahagian pasti mereka juga akan berbagi dengan anak mereka. Tetapi ketika anak mendapatkan sesuatu, apakah dia masih ingat dengan orang tuanya? Renungkanlah. Jangan sampai kita menyesal atau terlambat berbuat baik kepada orang tua. Selagi kita masih bisa berbuat baik kepada mereka berdua, buatlah mereka selalu bahagia. Jika orang tua bahagia pasti anak juga akan merasa bahagia.
Coba ingat-ingat kembali apa yang sudah dilakukan orang tua sejak kita dalam kandungan hingga kita dewasa. Apa yang akan kita lakukan untuk membahagiakan mereka belum tentu dapat membalas semua yang telah dilakukan mereka. Ada pepatah yang mengatakan bahwa anak memberikan emas segunung belum bisa membalas semua yang telah dilakukan orang tua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar