Balasan bagi orang yang shalatnya khusyu’ dijelaskan dalam surat Al Ahzab; 35, Allah s.w.t berfirman yang artinya: "Allah memasukkan orang yang khusyu, baik laki maupun perempuan ke dalam hamba-hamba-Nya yang terpilih dan memberikan informasi bahwa mereka dijanjikan akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar”.
Ada beberapa kiat yang mendatangkan khusyu’ dalam shalat:
- Mempersiapkan diri untuk shalat
Yang perlu dipersiapkan sebelum shalat diantaranya adalah: berdoa setelah adzan, berwudhu, membersihkan diri (gosok gigi), berhias dengan mengenakan baju yang bagus dan bersih serta menutup aurat. - Mengingat mati dalam shalat
Laksanakan shalat seolah-olah itu adalah shalatterakhir yang kita laksanakan karena kita tidak tahu kapan malaikat maut akan datang menjemput. Sabda Nabi Rasulullah s.a.w: "Ingatlah kematian dalam shalatmu, sesungguhnya orang yang mengingat kematian dalam shalatnya, niscaya ia akan berusaha untuk menyempurnakan shalatnya." - Menghayati ayat dan zikir yang dibaca
Mengerti arti bacaan shalat akan lebih membuat kita menghayati shalat itu sendiri. - Menyadari bahwa Allah pasti mengabulkan doa dalam shalatnya
Dalam bacaan shalat terkandung do'a. Contohnya dalam surat Al Fatihah: Ihdinasshiratal Mustaqim. Shiratalladzina an'amta ‚alaihim. Ghairil Maghdubi ‚alaihi waladdhallin Artinya : “Ya Allah ...tunjukkan
kepadakau jalan yang lurus, yaitu jalan orangorang yang Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka bukan kepada jalan orang yang kau murkai/ jalan yang sesat”. - Menghadap dan dekat dengan tabir/penghalang
Maksudnya adalah agar lebih konsentrasi dalam shalat karena menghindari orang yang lalu lalang dan menjaga diri dari gangguan
syetan. Sabda Rasulullah s.a.w: "Apabila salah seorang diantaramu shalat menghadap tabir niscaya syetan tidak dapat memutus shalatnya." - Meletakkan tangan kanan di tas tangan kiri di atas dada
Sikap seperti ini menunjukkan permintaan dengan penuh rendah hati dan ketundukkan. - Memandang ke tempat sujud
Rasulullah mencontohkan dalam shalatnya beliau senantiasa memandang ke tempat sujud saat melakukan shalat. - Membaca beragam surat, ayat, dzikir dan doa dalam shalat
Dengan membaca bacaan yang bervariasi akan menambah pengtahuan atau kandungan yang baru dari bacaan tersebut. - Melakukan sujud tilawah apabila membaca ayat sajadah
Gunanya agar dapat menambah kekhusyuan dan mengusir syetan. Sabda Nabi: "Bila anak Adam membaca ayat sajadah kemudian melakukan sujud tilawah, syetan akan lari terbirit-birit sambil menangis dan berkata, aduh, celaka diriku, anak Adam diperintahkan sujud dan dia sujud maka baginya syurga, sedang aku diperintahkan sujud tapi akau enggan, maka bagiku neraka." - Berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk
Sabda Nabi: "Sesungguhnya jika seseorang akan shalat, maka datanglah syetan untuk mengacaukan shalatnya dan membuatnya ragu sudah berapa rakaat yang dikerjakan." - Mengetahui keistimewaan khusyu’ dalam shalat
Salah satunya adalah dihapuskan dosanya selama 1 tahun selama dia tidak melakukan dosa besar. - Bersungguh-sungguh dalam berdoa di tempat tertentu terutama dalam sujud
Sabda Nabi: "Seseorang yang paling dekat kepada Allah ialah ketika dia dalam keadaan sujud. Maka perbanyaklah berdo'a dan bersungguh-sungguhlah dalam berdo'a niscaya permohonanmu akan dikabulkan". - Memperbanyak dzikir setelah shalat
Misalnya istighfar tiga kali untuk meminta ampun atas kekurangan yang dilakukan selama sholat.
Berikut ini adalah berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kendala yang dapat mengganggu kekhusyuan shalat:
- Menghilangkan sesuatu yang dapat mengganggu orang shalat. Ketika Aisyah akan memasang tirai bergambar, Rasul melarang karena
gambarnya dapat mengganggu dalam mengerjakan shalat. - Tidak shalat dengan memakai pakaian yang ada hiasan, tulisan, gambar, warna warni yang mengganggu orang lain.
- Jangan shalat sementara hidangan telah tersedia Kita tidak akan shalat dengan khusyu karena hati kita akan teringat pada makanan itu.
- Jangan mengerjakan shalat sambil menahan kencing atau buang air besar. Sabda Nabi : "Tidak boleh shalat sedangkan makanan telah tersedia di hadapannya dan tidak boleh juga shalat padahal ia menahan kencing atau buang air besar."
- Jangan shalat dalam keadaan ngantuk. Sabda Nabi: "Bila salah seorang diantara kalian mengantuk, tidurlah sampai hilang kantuknya baru shalat."
- Tidak shalat dibelakang orang yang sedang bicara atau tidur. Hal ini jelas dapat mengganggu konsentrasi, apalagi jika obrolan dilakukan dengan suara keras.
- Tidak menyibukkan diri dengan meratakan kotoran (pasir, tanah, batu) pada tempat sujud Hendaklah hal ini dilakukan sebelum sholat, bukan pada waktu sholat.
(Sumber: http://www.van.9f.com/)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar