Tetapi kebanyakan manusia sekarang cinta hanya untuk seseorang atau suatu benda, dan lain-lain. Mereka lupa akan cintanya kepada Allah s.w.t. Apakah mereka sudah bisa merasakan cinta kepada-Nya? Seberapa besar cintanya? Padahal Allah yang telah memberikan kehidupan, rejeki, kesenangan dan ujian untuk meningkatkan keimanan kepada-Nya.
Mencintai Allah adalah suatu hal penting. Dengan mencintai Allah pasti kita akan melakukan apapun agar Allah pun akan mencintai kita. Kita akan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,
melakukan sesuatu yang bisa membuat Allah senang. Rela mengorbankan kepentingan dunia untuk kepentingan Allah. Selalu memikirkan Allah kapanpun dan dimanapun kita berada sehingga apabila kita akan melakukan suatu hal yang tidak baik kita tidak jadi untuk melakukannya karena takut apabila Allah marah kepada kita.
Misalnya ketika kita sedang bekerja kemudian mendengar adzan berkumandang maka kita meninggalkan kepentingan duniawi itu sebentar untuk langsung beribadah shalat menghadapnya sebagai tanda kita ingat kepada-Nya dan bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya.
Apabila kita ingat kepada Allah maka Allah akan ingat kepada kita. Begitu juga apabila kita mencintai Allah maka Allah pun akan mencintai kita. Apabila kita mencintai seseorang atau seseatu, cintailah mereka karena kita mencintai Allah. Bukankah Allah memerintahkan kita untuk saling menyayangi dan menjaga. Bentuk cinta Allah dapat berupa kebahagiaan atau pun kesedihan. Dan semua itu adalah ujian dari-Nya.
Alangkah indahnya bila semua umat manusia mencintai Allah dengan ikhlas. Hidup ini akan tentram dan bahagia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar