Minggu, 26 Oktober 2008

Ikhlas

Kalau menjalani kehidupan dengan ikhlas, hidup akan menjadi lebih tenang, tidak ada rasa takut, khawatir, ataupun was-was. Tentu saja ikhlas karena Allah. Kita yakin bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk umat-Nya.

Ada sebuah cerita pengalaman hidup seseorang. Dia hidup berkecukupan bersama keluarganya. Setelah lulus SMA dia tidak melanjutkan ke pendidikan perguruan tinggi karena faktor ekonomi yang kurang mendukung. Pada awalnya dia tidak bisa menerima keadaan yang menjadi ujian dari-Nya. Sampai-sampai dia lalai menunaikan ibadah shalatnya. Dia marah kepada orang tuanya.


Alhamdulillah Allah membukakan pintu hatinya lama kelamaan dia sadar bahwa itu semua adalah ujian dari-Nya untuk mengetahui sejauh mana tingkat keimanannya. Dia mulai bisa menerima keadaannya meskipun ujian masih tetap berjalan. Akhirnya Allah meridloinya untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Ujian tetap berlanjut. Dia kul di bidang illmu komputer tetapi dia belum mempunyai komputer. Apabila ada tugas dia mengerjakan di tempat temannya.


Dia ikhlas menjalani itu semua. Dia mulai mengerjakan ibadah wajibnya bahkan dia puasa sunah. Dengan keikhlasan dan kesabaran akhirnya dia mendapatkan apa yang menjadi keinginannya selama ini yaitu sebuah komputer. Sekarang dia sudah dapat mengerjakan tugasnya sendiri tetapi dia berusaha untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan teman-temannya.


Ada hikmahnya dia tidak mempunyai komputer pada waktu itu. Karena dia adalah orang yang kurang bisa bergaul dan senang melakukan pekerjaan atau tugas sendiri maka mau tidak mau dia harus mengerjakan tugas bersama temannya yang menuntut suatu hubungan pertemanan dan komunikasi. Sekarang dia mempunyai sahabat.


Berpikirlah positif terhadap apapun yang terjadi. Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk umat-Nya karena Allah Maha Tahu. Ikhlaslah dan sabarlah dalam menhadapi ujian-ujian yang datang. Ujian ada untuk mengetahui kadar keimanan seseorang.


Tidak ada komentar: