Minggu, 26 Oktober 2008

Kunci-Kunci Rizki

Manusia di dunia ini disibukkan dengan aktivitas mencari rizki untuk dapat membiayai hidupnya. Ada yang mencari dengan cara yang halal tetapi banyak yang mencari dengan cara yang diharamkan seperti korupsi. Ataupun datang ke tempat-tempat yang diharamkan seperti dukun dan paranormal. Sudah merupakan kewajiban bagi kita untuk bertawakal kepada Allah karena Allah sudah menentukan seberapa besar rizki yang akan didapatkan. Diwajibkan bagi kita untuk mencari rizki yang halal dengan cara yang halal dan baik pula tentu saja dengan usaha yang kita lakukan.

Berikut ini adalah 10 kunci-kunci rizki yang dikabarkan kepada kita oleh Allah dan Rasul-Nya:
  1. Istighfar dan taubat
    Nabi Nuh u berkata kepada kaumnya : "Maka aku katakan kepada mereka, mohon ampunlah kepada Rabb-mu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) sungai-sungai". (QS Nuh : 10-12).
  2. Taqwa
    Fiman Allah : "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya". (QS. Ath-Thalaq : 2-3).
  3. Bertawakal (berserah diri) kepada Allah
    Rasulullah r bersabda : "Sungguh, seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakkal, niscaya kalian akan diberi rizki sebagaimana rizki burung-burung. Mereka berangkat pagi dengan perut lapar, dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang". (HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnul Mubarak, Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qudha’i dan Al Baghawi dari ‘Umar bin Khaththab t).
  4. Beribadah sepenuhnya kepada Allah semata
    Rasulullah r bersabda : "Sesungguhnya Allah berfirman : "Wahai anak Adam, beribadahlah sepenuhnya kepada-Ku, niscaya Aku penuhi dadamu dengan kekayaan dan Aku penuhi kebutuhanmu. (Dan) jika kalian tidak melakukannya, niscaya Aku penuhi tanganmu dengan kesibukan dan tidak Aku penuhi kebutuhanmu". (HSR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Abu Hurairah t).
  5. Menjalankan haji dan umrah
    Rasulullah r bersabda : "Kerjakanlah haji dengan umrah atau sebaliknya. Karena sesungguhnya keduanya dapat menghilangkan kemiskinan dan dosa sebagaimana api dapat menghilangkan kotoran
    (karat) besi."
    (HSR Nasa’i. Hadits ini shahih menurut Imam Al Albani. Lihat Shahih Sunan Nasa’i).
  6. Silaturahmi (menyambung tali kekerabatan yang masih ada hubungan nasab)
    Rasulullah r bersabda : "Barangsiapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturrahim"(HSR. Bukhari).
  7. Berinfak di jalan Allah
    Allah berfirman : "Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya. Dialah sebaik-baiknya Pemberi rizki". (QS. Saba : 39).
  8. Memberi nafkah kepada orang yang menuntut ilmu
    Anas bin Malik t berkata : "Dulu ada dua orang bersaudara pada masa Rasulullah r. Salah seorang mendatangi (menuntut ilmu) pada Rasulullah r, sedangkan yang lainnya bekerja. Lalu saudaranya yang
    bekerja itu mengadu kepada Rasulullah r (lantaran ia memberi nafkah kepada saudaranya itu), maka Beliau r bersabda : "Mudah-Mudahan engkau diberi rizki dengan sebab dia".
    (HSR.Tirmidzi dan Al Hakim, Lihat Shahih Sunan Tirmidzi).
  9. Berbuat baik kepada orang-orang yang lemah
    Mush’ab bin Sa’d t berkata, bahwasanya Sa’d merasa dirinya memiliki kelebihan daripada orang lain. Maka Rasulullah r bersabda : "Bukankah kalian ditolong dan diberi rizki
    lantaran orang-orang lemah diantara kalian?".
    (HSR. Bukhari).
  10. Hijrah di jalan Allah
    Allah berfirman : "Barangsiapa berhijrah dijalan Allah, niscaya mereka akan mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak". (QS. An Nisa : 100).

(Sumber: http://www.van.9f.com/)

Tidak ada komentar: